Syair Indah Tentang Adab Pengajar Al-Qur'an

Syair Indah Tentang Adab Pengajar Al-Qur'an. Disampaikan Saat Pembinaan Guru TPQ se-Kecamatan Patrang

Alhamdulillah, pada kegiatan Pembinaan Guru TPQ se-Kecamatan Patrang yang diselenggarakan di TPQ Al-Baitul Amin, tersampaikan sebuah syair indah penuh makna yang menggugah hati. Syair ini disusun oleh Ust. Fajar Abdillah, M.Pd, yang terinspirasi dari kitab At-Tibyan fi Adabi Hamalatil Qur’an, karya Imam An-Nawawi.

Syair ini disampaikan kembali oleh Ust. Eko Mulyadi, M.Pd. dalam pembinaan tersebut, dengan beberapa bait tambahan yang memperkaya nasihatnya. Berikut ini adalah isi syair tersebut secara lengkap:

Syair Nasihat untuk Pengajar dan Santri Qur'an

Ikhlas semata karena Allah saja
Bagi pembaca, pengajar, dan santrinya

Dipuji dan dicaci adalah sama
Melupakan amal, harap akhiratnya

Itulah tanda ikhlas lekat di dada
Manut perintah di Al-Bayyinah lima

Innamal a'malu binniyyati juga
Dawuh Rasul, janganlah sampai kau alpa

Pengajar dan belajar Qur'an sama saja
Jangan cari harta ataupun ketua

Demi viral atau pujian manusia
Ingin hadiah dan layanan manusia

Hindari sombong karena banyak santrinya
Jangan marah jika ngaji ke lainnya

Musibah besar kata Syekh Mushannif-nya
Menimpa pengajar jahil yang tercela


Tambahan Bait Nasihat

Pengajar Qur'an harus berakhlak mulia
Wajahnya berseri, sabar, berwibawa

Bersih tak berbau baju dan tubuhnya
Jauh dari hasud, riya’, dan ‘ujubnya

Tak merendahkan meski di bawahnya
Bersikap lembut pada santri-santrinya

Nasihat tulus fadlilah ta’lim Qur'an
Zuhud dan waspada tipuan dunia

Untuk Video, silahkan putar video dibawah ini:

Klik disini

Syair ini bukan hanya indah secara bahasa, tetapi juga mengandung pelajaran akhlak dan spiritual yang sangat relevan bagi para pengajar, santri, maupun pengelola TPQ. Semoga kita semua bisa meneladani nilai-nilai mulia yang tersurat dan tersirat dalam syair ini.

Wallahu a’lam bish-shawab.
Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Posting Komentar untuk "Syair Indah Tentang Adab Pengajar Al-Qur'an"